Arkeolog Temukan 400 Lebih Kuburan Muslim Kuno di Spanyol

SEBUAH situs arkeologi di timur laut Spanyol memiliki salah satu pemakaman Muslim tertua di negara itu. Sebanyak 433 kuburan kuno ditemukan yang mengungkap lebih banyak sejarah Muslim di wilayah tersebut. Ini diperkirakan berasal dari 100 tahun pertama penaklukan Islam di Semenanjung Iberia.

Penemuan ini mengonfirmasi bahwa wilayah tersebut pernah didominasi oleh penguasa Muslim sebelum digantikan oleh kerajaan Kristen. Hal ini terbukti dengan ditemukannya kuburan kuno dari maqbara atau pekuburan Muslim yang berasal dari abad ke delapan hingga 12. Kuburan ini terletak di Kota Tauste, Lembah Ebro sekitar 25 mil (40 kilometer) barat laut Zaragoza.

(Baca juga: Ridwan Kamil vs Mahfud MD, Elite Kekuasaan Diingatkan Tak Buat Pernyataan Multitafsir) 

Dilansir dari Live Science, Kamis (17/12/2020), para arkeolog menemukan sisa-sisa manusia yang menunjukkan ritual pemakaman Muslim. Ini semakin memperkuat asumsi bahwa kota tersebut didominasi oleh penguasa Muslim selama ratusan tahun.

“Jumlah orang yang terkubur di pekuburan dan waktu yang dihabiskan menunjukkan bahwa Tauste adalah kota penting di Lembah Ebro pada masa Islam,” kata arkeolog utama, Eva Gimenez.

Gimenez tidak menutup kemungkinan masih banyak kuburan Muslim lainnya yang akan ditemukan. Setidaknya penemuan ini dapat memberikan informasi adanya ukuran necropolis yang lebih besar.

(Baca juga: Arkeolog Temukan Kerangka Panglima Perang Anglo-Saxon Berusia 1.400 Tahun)

Penduduk setempat sebelumnya mendirikan Asosiasi Kebudayaan El Patiaz pada tahun 1999 untuk menyelidiki sejarah kota tersebut. Gimenez dan perusahan Paleoymas kemudian dikontrak untuk melakukan penggalian.

Penggalian awal mereka pada tahun 2010 menunjukkan bahwa pekuburan Islam seluas dua hektar ini dapat menampung hingga 4.500 mayat. Mereka berhasil menggali 46 kuburan selama empat tahun pengerjaan.

(amr)

__Posted on
__Categories
Infotek, Okezone

Leave a Reply