DKI Catat Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam PSBB Transisi 2

JUMLAH kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta, Sabtu (21/11) mengalami lonjakan drastis. Tercatat, terdapat 1.579 kasus positif baru dan merupakan yang tertinggi sejak PSBB Transisi jilid 2 ditetapkan berlangsung mulai 12 Oktober lalu.       

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah dilakukan tes PCR sebanyak 12.898 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.291 orang dites PCR hari ini dengan hasil 1.198 positif dan 9.093 negatif.

“Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.579 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 381 kasus dari 1 laboratorium RS vertikal dan 1 laboratorium RS TNI dalam 7 hari terakhir yang baru dilaporkan,” kata Dwi dalam keterangan resminya.

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 142.256. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 76.724. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 441 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.444. Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 125.822 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 114.863 dengan tingkat kesembuhan 91,3%. Kemudian, total 2.515 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,2%. Untuk ‘positivity rate’ atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,1%. (R-1)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum