Meteorit Senilai Rp25 Miliar di Sumut Ternyata Paling Dicari Astronom Dunia

BATU luar angkasa atau meteorit yang jatuh di Desa Satahi Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, ternyata paling dicari para astronom dunia. Maka itu, batu tersebut dilaporkan nilainya tidak terhingga.

Josua Hutagalung (33) adalah penemu dari batu luar angkasa tersebut. Batu ini jatuh dan menimpa atap rumahnya pada 5 Agustus lalu. Peristiwa itu membuat Josua dan istrinya terkejut, sebab rumahnya seperti tertimpa benda besar.

Baca juga: Josua Hutagalung Mendadak Jadi Jutawan, Batu Luar Angkasa Temuannya Dibeli Rp25 Miliar!

Berkat batu luar angkasa ini, Josua kini menjadi seorang jutawan. Bagaimana tidak, batu tersebut menarik perhatian astronom dunia hingga berani membelinya sebesar senilai USD1,8 juta atau setara Rp25 miliar.

Dikutip dari Sindonews, Rabu (18/11/2020), para ahli astronomi menyakini batuan antariksa yang jatuh di rumah Josua Hutagalung telah berusia 4,5 miliar tahun dan itu sebagai salah satu batu meteorit paling dicari yang pernah ditemukan. Batuan itu dapat mengandung unsur-unsur yang memberi petunjuk tentang asal-usul kehidupan.

Josua Hutagalung sendiri mengklaim telah menjual batu tersebut kepada seorang kolektor spesialis, dan memberinya cukup uang untuk pensiun serta membangun gereja baru di desanya.

Baca juga: 10 Meteorit Termahal di Dunia, Terendah Bernilai Rp4,6 miliar 

“Saya sedang mengerjakan peti mati di dekat jalan di depan rumah saya ketika saya mendengar suara ledakan yang membuat rumah saya bergetar. Seolah-olah pohon telah menimpa rumah kami,” tutur Josua Hutagalung, seperti dilansir The Sun, Selasa 17 November 2020.

“Terlalu panas untuk diambil, jadi istri saya menggalinya dengan cangkul dan kami membawanya ke dalam,” lanjut petani kopi dan pembuat peti mati ini.

Meteorit senilai Rp25 miliar di Sumatera Utara. (Foto: The Sun)

__Posted on
__Categories
Infotek, Okezone

Leave a Reply