Mutiara Hitam Tim Kedua yang Putuskan Bubar

PERSIPURA Jayapura terancam gagal tampil dalam Piala AFC, Mei mendatang, jika tak mendapat sponsor baru. Hal itu setelah Bank Papua menarik diri dari sponsorship, tak lagi mengucurkan dana lagi bagi klub ‘Mutiara Hitam’.

Penarikan diri Bank Papua sebagai sponsor utama membuat Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano terpaksa membubarkan aktivitas tim karena tak bisa lagi menanggung beban gaji pemain, pelatih, dan ofisial.

Krisis finansial yang dialami itu membuat seluruh aktivitas tim dihentikan dan manajemen belum bisa memberikan garansi sampai kapan tim akan kembali dikumpulkan. Dengan begitu, Persipura menjadi klub kedua setelah Madura United yang menghentikan aktivitas.

“Kami sangat sayangkan situasi ini, padahal kita punya kesempatan untuk berlaga di AFC Cup 2021. Tidak mungkin kita paksakan tim berjalan tanpa membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial,” kata Tomi Mano, kemarin.

Benhur mengatakan awalnya Boaz Solossa dan kawankawan percaya diri menatap Piala AFC 2020 meskipun sempat terjadi polemik akibat PSSI yang tak mengerti aturan karena Bank Papua masih memiliki sisa pembayaran kontrak sebesar Rp5 miliar.

Dana itu awalnya akan digunakan tim untuk persiapan, termasuk gaji para pemain. Namun, Direksi Bank Papua lantas menyurati manajemen Persipura bahwa mereka tak akan membayar sisa kontrak sponsorship.

Benhur menyayangkan sikap Direksi Bank Papua yang mendadak memberikan kabar itu. Jika Bank Papua menyampaikan sejak awal,
klub akan mencari opsi lain dalam mencari dana untuk operasional klub.

“Dengan surat Bank Papua ini, berarti kami tidak lagi punya sumber dana untuk beraktivitas dan kita semua tahu bagaimana menurunnya ekonomi selama pandemi covid-19 sehingga kemampuan kita secara finansial juga menurun, apalagi ada kewajiban untuk tetap membayar gaji seluruh personel tim,” kata Tomi.

“Sampai kapan (aktivitas tim dihentikan)? Sampai kita dapat dukungan sponsor yang jelas dan pasti,” tutup Tomi. Perjalanan Persipura pada Piala AFC 2021 dimulai pada babak play-off. Mereka akan melangsungkan pertandingan Mei mendatang. Dengan begitu, manajemen harus sesegera mungkin mencari sponsor lagi untuk bisa tampil pada ajang tersebut. (Ant/R-2)
 

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum