P2ET LIPI Luncurkan Si-Monic, Alat Pengawasan untuk Suspek Covid-19

Jakarta – Kasus penambahan konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia masih belum menunjukkan penurunan signifikan. Melansir data per 15 November 2020 dari https://covid19.go.id, jumlah pasien terkonfirmasi sudah mencapai lebih dari 467 ribu pasien yang tersebar di 34 provinsi dan 505 kota/kabupaten.

Penambahan ini, tak lepas dari masih adanya penularan Covid-19 di masyarakat. Terlebih, adanya beberapa kasus kaburnya pasien positif yang berada di bawah pengawasan, turut menimbulkan kekhawatiran semakin melonjaknya reproduction rate Covid-19 di Tanah Air.

Baca juga: Punya Kekayaan Alam Melimpah, Biodiversitas Indonesia Perlu Dilestarikan

Turut berkontribusi dalam penanganan pandemic Covid-19, Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2ET LIPI) meluncurkan alat monitoring berbasis wearable device bernama Si-Monic ( Smart Innovated Monitoring for Covid-19).

Baca juga: Waspada Tsunami, Ini Saran Peneliti LIPI

Kepala P2ET LIPI Budi Prawara menjelaskan, Si-Monic adalah sistem pengawasan individu bagi orang yang terkonfirmasi/suspek/kontak erat Covid-19 berbasis wearable device pertama di Indonesia. Si-Monic memiliki fungsi yang sangat penting dalam aspek pengawasan suspek Covid-19.

Teknologi yang dibenamkan pada wearable device Si-Monic berupa Chip Bluetooth Low Energ y (BLE) yang memiliki ID khusus dan terkoneksi dengan internet, via smartphone melalui aplikasi Si-Monic yang tersedia dan dapat diunduh di Play Store, sehingga pemakainya akan selalu bisa dipantau melalui server terpusat.

__Posted on
__Categories
Infotek, Okezone

Leave a Reply