Penambahan Kasus Covid-19 di Indramayu Capai 41 Kasus

Penambahan sebagian besar disumbang oleh ibu rumah tangga sebanyak 15 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU — Penambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu mencapai rekor tertinggi. Masyarakat diingatkan untuk tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Ada penambahan 41 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam sehari,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Ahad (22/11).

Menurut Deden, penambahan tersebut menjadi penambahan kasus terbanyak selama virus Korona mewabah di Kabupaten Indramayu. Dengan penambahan itu, maka total kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Kabupaten Indramayu berjumlah 575 orang.

Deden menjelaskan, penambahan kasus baru tersebut sebagian besar disumbang oleh ibu rumah tangga sebanyak 15 orang. Kemudian ada wiraswasta 11 orang, mahasiswa empat orang, pelajar empat orang, karyawan Dinkes dua orang, tenaga kesehatan dua orang, balita usia satu tahun sebanyak dua orang, karyawan Dinas PUPR satu orang, dan karyawan swasta satu orang.

Para pasien baru itu berasal dari Kecamatan Indramayu sebanyak 13 orang, Balongan lia orang, Tukdana dan Sindang masing-masing empat orang, serta Jatibarang dan Widasari masing-masing tiga orang.

Selain itu, Kecamatan Kroya, Bongas, Lohbener, Kandanghaur, Lelea, Sliyeg, Juntinyuat, Sukagumiwang, dan Cikedung dengan masing-masing satu orang.

Kini, sebagian besar pasien menjalani isolasi mandiri sampai rumah sakit rujukan siap. Sedangkan sebagian pasien lainnya yang mengalami gejala sudah diisolasi di RSUD Indramayu.

“Kontak erat seluruh pasien masih dilakukan pendataan,” ujar Deden.

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu pun kembali mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Selalu lakukan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak),” tandas Deden. 

__Posted on
__Categories
Republika, Umum