Raih Rp21 Juta per Bulan, Gamers Disabilitas Ini Bantu Ekonomi Keluarga

SEORANG remaja disabilitas bernama, Sa Ye berhasil mengatasi keterbatasannya untuk menjadi gamer live-streaming. Sa Ye didiagnosis menderita distrofi otot kongenital pada usia tujuh tahun. Meski ia tidak mampu berdiri atau meregangkan anggota tubuhnya, tapi Sa Ya tetap bisa menggerakkan jari-jarinya.

Sebagaimana diketahui, distrofi otot merupakan salah satu bentuk kelainan otot. Pada umumnya distrofi otot disebabkan oleh kelainan genetik yang diturunkan dari orangtua kepada anak. Selain itu distrofi otot juga bisa merupakan hasil mutasi genetik yang tidak diturunkan.

Ayah Sa Ya, Sa Yuquan mengatakan bahwa putranya masih bisa meluruskan tangan dan kakinya, ketika tidak bisa berdiri pada tahap awal penyakitnya. Tapi sekarang dia hanya bisa melakukan setengah dari apa yang dulu ia bisa lakukan, seperti menggerakkan lengan dan kakinya.

“Kami biasa menggendongnya di punggung kami. Saat kami melakukan pekerjaan pertanian saat dia masih kecil. Saat dia tumbuh lebih tinggi, kami tidak bisa menggendongnya lagi. Jadi kami meninggalkannya di rumah dan memberinya ponsel untuk menghabiskan waktu,” terang Sa Yuquan, sebagaimana dilansir South China Morning Post, Sabtu (21/11/2020).

 Remaja disabilitas bernama, Sa Ye berhasil mengatasi keterbatasannya untuk menjadi gamer live-streaming.

Sejak saat itu, Sa Ye jatuh cinta pada esports dan akhirnya mulai me-live streamingkan permainannya. Remaja berusia 18 tahun ini sekarang mendapatkan cukup uang dari bermain game untuk meringankan kesulitan keuangan keluarga.

“Saya akan membuktikan bahwa saya dapat meringankan beban keluarga saya melalui usaha saya sendiri. Dan bahwa saya mampu seperti orang lain. Dalam hal menghasilkan uang. Menerima sumbangan itu seperti meminta uang dari orang lain dan itu tidak terasa baik. Saya tidak ingin orang berpikir bahwa saya berbeda dari orang lain dan mulai mengasihani saya,” ujar Sa Ya.

Baca juga: Ketahui Gejala-Gejala Penyakit Jantung saat Berolahraga

__Posted on
__Categories
Infotek, Okezone

Leave a Reply