Saham Aussie buka hari terakhir 2020 dengan kerugian meluas

Sydney (ANTARA) – Saham-saham Australia tergelincir pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, dengan kerugian meluas di hari perdagangan terakhir tahun ini.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 18,80 poin atau 0,28 persen menjadi 6.663,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 14,10 poin atau 0,20 persen pada 6.928,80 poin.

Sydney dan Melbourne mencatat tambahan kasus COVID-19 pada Kamis yang mendorong pembatasan pada penduduk dan bisnis.

Sebagian besar sektor merespons dengan kerugian pada awal perdagangan dan perawatan kesehatan, keuangan dan utilitas paling tertekan.

Satu pengecualian adalah sektor teknologi informasi yang menguat di belakang aksi luar negeri yang melihat pasar teknologi berat AS mencapai rekor tertinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar sebagian besar melemah dengan Commonwealth Bank naik 0,14 persen, ANZ turun 0,35 persen, National Australia Bank turun 0,11 persen dan Westpac Bank turun 0,18 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto turun 0,30 persen, Fortescue Metals naik 0,63 persen, penambang emas Newcrest naik 0,58 persen dan BHP tidak berubah.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat dengan Oil Search naik 0,55 persen, Santos naik 0,47 persen dan Woodside Petroleum naik 0,35 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,49 persen, dan Woolworths turun 0,28 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,17 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan ketinggian 0,61 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 0,95 persen.

Baca juga: Saham Aussie berakhir lebih rendah meskipun sektor sumber daya naik
Baca juga: Saham Aussie dibuka lebih rendah menyusul penurunan Wall Street
Baca juga: Saham Australia ditutup naik mengikuti petunjuk kuat dari luar negeri

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

__Posted on
__Categories
Antara News, EkoBiz