Saham Tokyo jatuh lagi, terseret kekhawatiran lonjakan COVID-19

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi setelah merosot sehari sebelumnya, terseret kekhawatiran kebangkitan kembali infeksi COVID-19 di seluruh negeri, dengan kasus harian mencapai angka 2.000 untuk pertama kalinya pada Rabu (18/11/2020).

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Saham Tokyo (TSE) kehilangan 134,98 poin atau 0,52 persen, dari penutupan Rabu (18/11/2020), menjadi diperdagangkan di 25.593,16 poin. Sehari sebelumnya Indeks Nikkei 225 merosot 286,48 poin atau 1,10 persen menjadi 25.728,14 poin.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup anjlok, tertekan kekhawatiran COVID-19 bangkit

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh sahan papan utama di pasar Tokyo turun 5,79 poin atau 0,34 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.714,86 poin. Indeks Topix berakhir 14,01 poin atau 0,81 persen lebih rendah di 1.720,65 poin pada perdagangan kemarin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan besi dan baja, transportasi udara serta real estat termasuk yang menurun paling banyak pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Wall Street anjlok, Indeks Dow Jones merosot hingga 344,93 poin

Baca juga: Saham Aussie dibuka melemah dengan kerugian meluas

Baca juga: Saham Inggris balik menguat, Indeks FTSE 100 terangkat 0,31 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

__Posted on
__Categories
Antara News, EkoBiz