Umat Khonghucu Apresiasi Menag Yaqut Cholil Qoumas

MENTERI Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, menjadi satu-satunya pejabat yang berani mengucap salam dalam agama Konghucu, ‘Wei De Dong Tian’ di depan publik. Salam itu disampaikan Menag Yaqut saat pidato pembukaan Hari Amal Bakti ke 75 tahun Kementerian Agama (Kemenag).

Selain itu, Menag Yaqut juga memberikan penghargaan Anugerah Pusbimdik Konghucu pertama secara simbolik.
 
Bagi tokoh Konghucu dari Kelenteng Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro, pemberian penghargaan itu belum pernah dilakukan oleh Kementerian Agama. “Semoga ini menjadi langkah awal terciptanya keadilan yang seutuhnya bagi umat Konghucu di Indonesia,” kata Alim Sugiantoro, dalam keterangannya, Selasa (5/1).

Alim Sugiantoro mengatakan, gerak sikap nyata Menag Yaqut diharapkan bisa diikuti oleh pejabat kementerian lain dalam meningkatkan dan mengakomodir kebutuhan umat Konghucu di tanah air.

“Di antaranya tidak lagi ada penolakan dan sikap acuh terhadap proses administrasi pemerintahan secara Konghucu,” ujar Alim.

Pihaknya, jelas Alim,  teringat sosok almarhum Gusdur yang begitu peduli tanpa pamrih, setia dengan kebenaran dan berani dalam keyakinan. “Semoga semangat dan pemikiran almarhum Gusdur terus bersemayam di dalam gerak langkah Menteri Agama sekarang dan seterusnya,” harap Alim.

Alim bersama Generasi Muda Konghucu Indonesia (Gemaku) juga mengapresiasi, serta berterima kasih kepada Kapusbimdik Konghucu Kemenag, Wawan Djunaedi, yang dalam satu tahun telah memperlihatkan kepedulian untuk perkembangan agama Konghucu di Indonesia.

“Semoga hal ini dapat menjadi langkah awal terciptanya peningkatan keadilan yang substantif bagi perkembangan umat Konghucu di Indonesia. Terlebih mimpi akan adanya Dirjen Konghucu di Kemenag tidak lagi hanya menjadi khayalan belaka di masa yang akan datang,” beber Alim.

Ketua Gemaku Kristian berharap umat Konghucu dapat diperlakukan secara utuh oleh negara, dan senantiasa dapat memberikan kontribusi nyata untuk bangsa. “Sebab kami adalah umat Konghucu selalu menjunjung tinggi tumpah darah Indonesia,” ujarnya. (OL-13)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum