Vaksinasi Diharap Tekan Kasus Covid

JUMLAH pasien covid-19 di Kota Semarang dan Kabupaten Jepara kembali meningkat. Vaksinasi diharapkan membuat kasus korona menurun di kedua daerah itu.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang kemarin, dari 997 pasien covid-19 sebanyak 713 orang ialah warga kota ini dan 284 orang merupakan warga luar daerah. Total jumlah warga terkonfirmasi mencapai 21.560 dengan komposisi 14.373 sembuh serta 1.178 meninggal.

Adapun data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara secara keseluruhan kasus terkonfirmasi covid-19 mencapai 4.280 orang dengan 3.003 orang (70,16%) di antaranya sembuh dan 288 orang (6,73%) meninggal.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanganan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara M Fakhrudin mengatakan pihaknya akan menerima 4.586 dosis vaksin Sinovac pada tahap pertama dan sasaran vaksinasi pertama diprioritaskan kepada nakes.

Sementara itu, di Kabupaten Klaten, kemarin terjadi lonjakan dengan angka penambahan 91 orang terkonfirmasi positif dan sembilan meninggal dunia. Di sisi lain, terdapat 36 pasien yang dinyatakan sembuh.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19, Cahyono Widodo mengemukakan penambahan kasus terkonfirmasi positif baru berasal dari 21 kecamatan. Kecamatan Klaten Utara penyumbang terbanyak, yaitu 13 kasus.

Untuk antisipasi dan pencegahan covid-19, masyarakat diimbau agar waspada dan disiplin menaati protokol kesehatan. Selalu memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan hindari kerumunan.

Sementara itu, dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet dilaporkan ada penambahan 37 pasien rawat inap kemarin. Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan total jumlah pasien yang masih dirawat ada 2.933 orang dari total kapasitas 4.424 tempat tidur.

Sementara itu, rekapitulasi pasien rawat inap di Wisma Atlet hingga kemarin sudah sebanyak 40.847 pasien terdaftar. Adapun yang sudah keluar sebanyak 37.914 orang. Dengan rincian, pasien sembuh sebanyak 37.340 orang, pasien yang dirujuk ke RS lain sebanyak 556 orang, dan 18 pasien meninggal dunia. (AS/JS/Hld/J-1)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum