14 Hari Dirawat, Guru Besar Universitas Mulawarman Samarinda Meninggal Akibat Corona

Merdeka.com – Abubakar M Lahjie, Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman di Samarinda, meninggal dunia dengan status pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Jenazahkan dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

Keterangan diperoleh merdeka.com, Abubakar meninggal, setelah masuk perawatan Covid-19 RSUD AW Sjachranie (AWS) Samarinda, sejak 6 November 2020, dengan status positif Covid-19. Dia menghembuskan napas terakhir dini hari ini kemarin. Dengan demikian, Abubakar menjalani perawatan intensif selama 14 hari.

“Benar, Pak Abubakar meninggal di RSUD AWS. Beliau adalah Guru Besar Fakultas Kehutanan,” Wakil Rektor IV Universitas Mulawarman Samarinda Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Bohari Yusuf, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (20/11).

Bohari menerangkan, kabar meninggalnya Abubakar M Lahjie, cukup mengejutkan. “Kami tahu beliau masuk rumah sakit sejak masuk ICU. Terkonfirmasinya (terkonfirmasi Covid-19) mungkin dalam 2 pekan itu ya,” ujar Yusuf.

“Benar. Sebelum ke pemakaman, tadi sempat dilakukan penghormatan terakhir dari kampus, diwakili Wakil Rektor II,” tambah Yusuf.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda Ifran membenarkan, hari ini tim pemakaman Satgas Covid-19 memakamkan 3 jenazah pasien kasus Covid-19. Termasuk, adalah Abubakar Lahjie, yang dimakamkan di pemakaman Raudhatul Jannah, Serayu, Samarinda Utara.

“Dengan demikian, sudah ada 268 jenazah yang kami makamkan sampai hari ini,” kata Ifran. [gil]

__Posted on
__Categories
Merdeka, Umum