7.578 Desa di Jawa-Bali Masuk Zona Hijau Selama Penerapan PPKM

JAKARTA – Plt. Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT, Rosyidah Rachmawati mengungkapkan selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tercatat 7.578 Desa di Jawa-Bali masuk zona hijau Covid-19.

“Dilihat dari perkembangan zonasi desa, yang untuk zona hijau memang terjadi kenaikan, dari awalnya sekitar 6.292 pada tanggal 18 Februari, posisi kemarin 21 Februari meningkat zona hijaunya menjadi 7.578 desa,” ungkap Rosyidah dalam dialog Dampak Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro secara virtual, dari Media Center Graha BNPB Jakarta, Senin (22/2/2021). Baca juga: Kemenkes Sebut 18.535 Desa di Jawa-Bali Sudah Mendirikan Pos Relawan Desa

Namun, Rosyidah mengatakan untuk kasus positif Covid-19 di 22.119 Desa di Jawa-Bali yang melaksanakan PPKM juga masih terjadi kenaikan kasus. Dimana per 21 Februari 2021 positif Covid-19 sebanyak 36.436 kasus, dirawat sebanyak 4.839 kasus, 2.488 meninggal, dan 27.609 sembuh. “Kemudian terkait dengan kasus yang terkena Covid memang masih ada yang konfirmasi positif Covid, secara total posisi 21 Februari ada sekitar 36.000,” kata Rosyidah. Baca juga: 340 Ribu Lansia di Bali Segera Divaksinasi COVID-19

Rosyidah mengatakan untuk penanganan pasien-pasien Covid-19 ini juga dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan koordinasi dengan Puskesmas setempat. “Dan ini sudah dilakukan tentunya dilakukan penanganan sesuai dengan protokol yang ada. Posko di desa selalu berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut karena memang untuk penanganan ini harus melibatkan dari tenaga kesehatan yang ada,” jelas Rosyidah.

Baca Juga:
__Posted on
__Categories
SindoNews, Umum