Anies Klaim Sudah Antisipas iPotensi  Curah Hujan Tinggi Jakarta

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksikan seluruh wilayah DKI Jakarta masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sepekan ke depan (25 Februari 2021), untuk itu warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir yang dapat terjadi.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan pihaknya sudah bersiaga atas potensi banjir. Hal ini terlihat dari kecepatan Pemprov DKI dalam bergerak ketika terjadi hujan lebat. 

“Kami sudah bersiaga selama persiapan dari tahun-tahun kemarin. Indikasinya adalah kecepatan bergerak. Seluruh jajaran langsung bergerak ketika terjadi hujan yang amat keras. Sehingga teman-teman bisa lihat ketika terjadi hujan dalam waktu yang relatif singkat kita bisa bekerja bersama-sama seluruh masyarakat, jajaran, termasuk TNI dan polisi untuk memastikan segera surut,” kata Anies, di Kemang, Minggu (21/2). 

Anies akan meneruskan kesiapsiagaan Pemprov DKI dalam merespons potensi hujan lebat dan banjir. Pihaknya akan mempertahankan 3 prinsip utama yakni, siaga, tanggap, dan galang. 

Sementara itu, Anies juga sudah memastikan sejumlah sungai di kawasan Jakarta sudah kembali dalam posisi normal Minggu pagi (21/2). “Perlu kami sampaikan bahwa sejak tadi pagi permukaan sungai Ciliwung, Krukut, Kali Sunter, Pesanggrahan, telah sampai posisi normal,” katanya..

Baca juga : Korlantas Polri Beri Bantuan Korban Banjir di Cipinang Melayu

Lebih lanjut dijelaskan, kiriman air dari luar Jakarta dari kawasan tengah (Depok) dan hulu (Bogor) sudah berkurang. Sementara itu, kiriman air yang masih ada datang dari wilayah Tangerang melalui Kali Angke.

“Kali Angke masih menerima begitu banyak kiriman air sehingga kawasan-kawasan kanan dan kiri dari sungai Angke ini masih ada genangan. Di hulu sungai Angke sudah mulai ada penurunan. Tapi perlu waktu beberapa jam untuk kemudian turun ke Jakarta. Ini semua nanti kalau dari kali Angke bermuara di Cengkareng drain,” paparnya.

Sementara itu, kawasan-kawasan yang tergenang cukup banyak kemarin karena terlewati sungai krukut sudah mulai surut sejak tadi malam. Misalnya kawasan Kemang, Tendean, kawasan Widya Chandra, hingga kawasan Jalan Jenderal Sudirman yang terlalui oleh Kali Krukut.

“Kali Krukutnya Alhamdulillah tadi malam sudah mulai surut. Dan proses pemompaan berjalan terus hingga menjelang Subuh. Sehingga kita bisa menyaksikan pagi ini jalan-jalan itu semua sudah kering dan bisa dilewati kendaraan dengan baik,” tutupnya. (OL-7)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum