AS Tarik Rudal Patriot, Arab Saudi Minati Iron Dome Israel?

TEL AVIV Arab Saudi dilaporkan tertarik untuk membeli sistem pertahanan rudal buatan Israel, termasuk Iron Dome , setelah Amerika Serikat (AS)membawa keluarsistem rudal Patriot dan THAAD dari wilayah kerajaan. Minat Riyadh tersebut diungkap sumber pemerintah Zionis.

Sumber di Israel kepada Breaking Defense, Selasa (14/9/2021), telah mengonfirmasi laporan AP bahwa baterai sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan Patriot Amerika telah dikeluarkan secara diam-diam dari Pangkalan Udara Pangeran Sultan, yang terletak di luar Riyadh.

Baca juga: Jenderal Top AS: Perang dengan Rusia dan China Akan Hancurkan Dunia

Aset-aset itu disiagakan di Kerajaan Arab Saudi setelah serangan tahun 2019 terhadap fasilitas produksi minyak Arab Saudi, yang diklaim oleh pasukan Houthi di Yaman. Namun, para pejabat AS menilai bahwa Iran sebenarnya berada di balik serangan itu.

Meskipun penarikan aset pertahanan udara dari wilayah tersebut telah diperkirakan selama beberapa bulan, tidak jelas kapan aset AS akan menuju ke tempat lain. Sekarang, sumber-sumber Israel mengatakan, Arab Saudi secara serius mempertimbangkan alternatifnya. Di antaranya, China, Rusia dan, dalam langkah yang mungkin tampak mustahil beberapa tahun lalu, Israel.

Secara khusus, Riyadh sedang mempertimbangkan Iron Dome, yang diproduksi oleh Rafael, yang lebih baik dalam melawan roket jarak pendek, atau Barak ER, yang diproduksi oleh IAI, yang dirancang untuk mencegat rudal jelajah. Sumber pertahanan Israel mengatakan kepada Breaking Defense bahwa kesepakatan seperti itu akan realistis, selama kedua negara menerima persetujuan dari Washington.

Salah satu sumber menambahkan, “Ketertarikan Saudi pada sistem Israel telah mencapai fase yang sangat praktis.”

Sumber-sumber yang sama mengatakan bahwa Riyadh telah melakukan pembicaraan tingkat rendah dengan Israel selama beberapa tahun tentang sistem semacam itu, tetapi pembicaraan itu mulai mengambil lebih banyak energi setelah menjadi jelas bahwa Amerika akan menghapus aset pertahanan udaranya dari Kerajaan Arab Saudi.

Pensiunan Brigadir Jenderal Giora Elland, mantan direktur Dewan Keamanan Nasional Israel dan mantan kepala Departemen Perencanaan Pasukan Pertahanan Israel, mengatakan kepada Breaking Defense bahwa dia mengharapkan Washington tidak akan menolak penjualan sistem Israel ini ke negara-negara Teluk yang bersahabat.

__Posted on
__Categories
SindoNews, Umum