Banjir Jakarta, Pemprov DKI Inventarisasi Bangunan Sesuai Aturan Tata Ruang

Merdeka.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan saat ini pihaknya tengah menginventarisir kembali seluruh bangunan di Ibu Kota.

Menurut dia, terdapat sejumlah wilayah yang terjadi banjir akibat adanya perubahan fungsi aturan tata ruang. Yakni dari permukiman menjadi kawasan perdagangan dan jasa.

“Terkait pelanggaran yang ada di Jakarta, kami sedang inventarisir kembali semua pembangunan, izin-izin yang pernah ada sedang kami inventarisir,” kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (23/2).

Dia mengatakan bila ditemukan pelanggaran akan dikenakan sanksi. Selain itu, Riza mengaku telah diperintahkan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk meninjau kembali fasilitas sosial hingga fasilitas umum.

“Yang memang harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, apalagi kalau ada bangunan-bangunan yang hadir, tapi tidak memberikan kontribusi positif, juga bangunan yang hadir beri kontribusi negatif, kami akan evaluasi,” ucap dia.

Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat dapat melaporkan bila terdapat bangunan yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Yang langgar silakan laporkan dan kami akan segera tindak sesuai ketentuan yang ada,” jelas Riza.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, curah hujan yang ekstrem menyebabkan sejumlah wilayah di ibu kota terendam banjir.

Anies mengklaim, situasi di Jakarta tetap terkendali meski turun hujan dengan intensitas tinggi.

Hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 19-20 Februari 2021. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 113 RW di ibu kota terendam banjir.

“Meski curah hujan tinggi situasi tetap terkendali,” kata Anies Baswedan, Sabtu, 20 Februari 2021.

Reporter: Ika Defianti [ray]

__Posted on
__Categories
Merdeka, Umum