Boeing 737-500 SJ182 Pertama Kali Terbang pada 1994

PESAWAT Boeing 737-500 Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1), merupakan produksi lawas. Boeing 737 pertama kali diproduksi pada 1984.

Pesawat Boeing 737-500 kode penerbangan SJ182 milik Sriwijaya Air, pertama kali terbang pada 1994. Artinya, pesawat yang hilang kontak dan diduga jatuh tersebut telah berusia lebih dari 26 tahun.      

Boeing 737 merupakan pesawat penumpang sipil berjangkauan pendek hingga medium dan berbadan sempit yang diproduksi oleh Boeing Commercial Airplanes. Diproduksi dari 1984 sampai 2000, Boeing 737 diproduksi sebanyak 1988 unit.

Boeing 737 memiliki beberapa varian seperti Boeing 737-300, 400, dan 500. Prototipe dari seri 300 diluncurkan pada 17 Januari 1984 dan pertama kali terbang pada 24 Februari 1984.

Desain 737-400 diluncurkan pada 1985 untuk mengisi kesenjangan antara 737-300 dan 757-200. Sedangkan Boeing 737-500 diluncurkan pada 1987.

Boeing 737-500 ditawarkan karena permintaan pelanggan sebagai pengganti modern dan langsung dari 737-200. Seri 500 menggabungkan perbaikan dari seri 737 klasik dalam model yang memungkinkan rute lama dengan penumpang sedikit menjadi lebih ekonomis dibandingkan dengan 737-300.

Boeing 737-500 diluncurkan pertama kali pada 1987 oleh Southwest Airlines dan terbang untuk pertama kalinya pada 30 Juni 1989. Boeing 737-500 telah menjadi favorit dari beberapa maskapai penerbangan karena dinilai tangguh dan cukup hemat dalam pemakaian bahan bakar dibanding pesawat sejenis. Saat ini, Boeing-737-500 dan variannya sudah banyak yang dipensiunkan. (Berbagai sumber/R-1)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum