China Dorong AS Gunakan Diplomasi, Tinggalkan Tekanan Pada Korea Utara


Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun pada Senin (3/5) mengatakan, Beijing berharap peninjauan ulang kebijakan AS akan memberikan penekanan yang sama baik untuk masalah nuklir maupun masalah perdamaian dan keamanan.

“Tanpa menangani masalah keamanan dan perdamaian yang baik, pasti kami tidak memiliki lingkungan yang tepat untuk upaya denuklirisasi kami,” ujarnya, seperti dikutip AP.


Pada Jumat lalu (30/4), Gedung Putih mengumumkan bahwa Biden akan mengambil pendekatan yang berbeda dengan pendahulunya, Donald Trump yang mengedepankan hubungan pribadi dengan Kim Jong Un.

Sementara itu, Sekretaris Pers Jen Psaki mengumumkan pejabat pemerintah telah menyelesaikan peninjauan kebijakan AS terhadap Korea Utara tetapi tidak merinci temuannya.

China sendiri akan mengambil alih kursi kepresidenan Dewan Keamanan PBB pada bulan ini.

Untuk masa kepresidenannya, Zhang mengatakan, China akan melihat “sangat hati-hati” pada tinjauan kebijakan AS, dengan harapan Washington dapat mengutamakan dialog.

Zhang juga mengatakan, pihaknya akan membahas rancangan resolusi pencabutan beberapa sanksi terhadap Korea Utara yang dibuat oleh China dan Rusia.

“Pada tahap tertentu, penyesuaian (sanksi) yang tepat waktu akan benar-benar membuahkan hasil yang baik dengan terciptanya lingkungan yang lebih kondusif untuk penanganan masalah ini,” kata Zhang.

__Posted on
__Categories
Nasional