El Real Akhirnya Bisa Tinggalkan Pamplona Setelah Terjebak Salju

PARA pemain Real Madrid akhirnya bisa meninggalkan Pamplona, Senin (11/1), setelah selama tiga malam terjebak di kota itu akibat hujan salju yang melanda Spanyol selama akhir pekan.

El Real langsung melakukan perjalanan ke Malaga, tanpa kembali ke Madrid, untuk mempersiapkan diri untuk laga semifinal Piala Super Spanyol melawan Athletic Bilbao, Kamis (14/1) waktu setempat.

Para pemain Real Madrid tiba di Pamplona, Jumat (8/1), untuk laga melawan Osasuna pada Sabtu (9/1). Laga itu berakhir imbang tanpa gol.

Baca juga: Betis Ingin Gaet Bek Gaek Arsenal

Namun, cuaca buruk menyebabkan para pemain Real Madrid tidak bisa kembali ke ibu kota Spanyol selepas laga atau pada Minggu (10/1).

Real Madrid meninggalkan Pamplona pada Senin (11/1) pagi dan mendarat di Malaga, tempat mereka menjalani latihan ringan pada Senin (11/1) malam, yang pertama dari tiga sesi sebelum laga pada Kamis (14/1).

Namun, persiapan itu jauh dari ideal bagi skuat Zinedine Zidane yang gagal menggusur Atletico Madrid dari puncak klasemen akibat hasil imbang melawan Osasuna.

Zidane mengeluhkan kondisi lapangan di Stadion El Sadar yang diselimuti salju tipis yang menyulitkan para pemain.

“Bagi saya, itu bukan laga sepak bola,” kecam Zidane yang mengatakan laga itu seharusnya ditunda.

Penjaga gawang Real Madrid juga mengkritik La Liga yang tetap memaksakan laga melawan Osasuna itu digelar.

“Mereka harus menyadari bahwa pesepak bola juga manusia. Kami tiba di stadion menggunakan mobil yang rodanya sudah tertutup salju. Anda harus memikirkan keselamatan kami. Kami semua punya keluarga,” keluhnya. (AFP/OL-1)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum