Emas bertahan dekat terendah 3 minggu, tertekan jelang data inflasi AS

Emas spot diperdagangkan sedikit berubah pada 1.795,11 dolar AS per ounce

Bengaluru, India (ANTARA) – Emas datar di perdagangan Asia pada Senin pagi, melayang di dekat level terendah tiga minggu, karena para pedagang menunggu data inflasi AS Desember yang dapat memperkuat kasus kenaikan suku bunga yang lebih awal dari perkiraan oleh Federal Reserve AS setelah data pekerjaan lebih lemah.

Emas spot diperdagangkan sedikit berubah pada 1.795,11 dolar AS per ounce pada pukul 02.34 GMT, setelah mencapai level terendah sejak 16 Desember di 1.782,10 dolar AS per ounce pada Jumat (7/1/2022). Sementara itu, dikutip dari Reuters, emas berjangka AS turun 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 1.794,00 dolar AS.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak minggu lalu, mengikuti risalah pertemuan kebijakan Fed yang menyatakan kenaikan suku bunga lebih awal dari perkiraan dan kemungkinan bahwa Fed dapat mengurangi aset-asetnya lebih cepat dari yang diantisipasi banyak orang.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang lebih tinggi, tetapi logam ini sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS yang meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Dana Fed berjangka telah memperkirakan peluang hampir 90 persen kenaikan suku bunga pada Maret dan peluang lebih dari 90 persen untuk kenaikan suku bunga lagi pada Juni.

Indeks Harga Konsumen (IHK) inti AS pada Desember diperkirakan telah meningkat 5,4 persen secara tahunan setelah naik 4,9 persen pada November.

Data penggajian (payrolls) nonpertanian AS naik 199.000 pekerjaan bulan lalu di tengah kekurangan pekerja, lebih rendah dari perkiraan 400.000, dengan kenaikan pekerjaan moderat diperkirakan dalam waktu dekat karena infeksi COVID-19 yang meningkat mengganggu aktivitas ekonomi.

Peningkatan selera ritel untuk emas fisik mendorong para dealer di India untuk membebankan premi minggu lalu, sementara perayaan Tahun Baru Imlek yang akan datang mencerahkan prospek penjualan di Singapura.

Pembicaraan AS-Rusia mengenai meningkatnya ketegangan di Ukraina juga membuat para pedagang gelisah, karena kedua belah pihak tampak berjauhan dan kegagalan berisiko menimbulkan konfrontasi bersenjata di ambang pintu Eropa.

Logam mulia lainnya di pasar spot, perak datar diperdagangkan di 22,29 dolar AS per ounce, platinum naik 0,1 persen menjadi diperdagangkann di 956,10 dolar AS per ounce, dan paladium turun 0,3 persen menjadi diperdagangkan di 1.927,25 dolar AS per ounce.

Baca juga: Emas bangkit 8,2 dolar dari kerugian, data pekerjaan AS mengecewakan
Baca juga: Emas naik tipis di Asia setelah WHO kategorikan Omicron tidak “ringan”
Baca juga: Emas anjlok 35,9 dolar, risalah pertemuan Fed picu reli imbal hasil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

__Posted on
__Categories
Antara News, EkoBiz