Gosens selamatkan Atalanta dari kekalahan lawan 10 pemain Villarreal

Jakarta (ANTARA) – Pemain asal Jerman Robin Gosens membawa Atalanta memetik satu poin ketika imbang 2-2 melawan 10 pemain Villarreal dalam pertandingan Liga Champions, Rabu dini hari.

Upaya pemain berusia 27 tahun itu pada 10 menit terakhir membuat tim Italia tersebut berada di atas Manchester United dalam klasemen Grup F setelah klub Inggris itu takluk kepada Young Boys pada pertandingan pertamanya dalam kompetisi musim ini.

Villarreal harus bermain dengan 10 pemain setelah gelandang asal Prancis Francis Coquelin mendapat kartu merah pada menit-menit akhir setelah menarik kaus Teun Koopmeiners.

Pelatih Villarreal Unai Emery menurunkan dua pemain Argentina Geronimo Rulli dan Juan Foyth setelah laga tandang La Liga akhir pekan lalu melawan Alaves ditunda menyusul perpanjangan jendela internasional untuk kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan.

Lawan Emery, Gian Piero Gasperini membuat empat perubahan dari tim yang dikalahkan Fiorentina pada Serie A pekan lalu ketika Juan Musso yang melakukan debut kompetisi ini dalam usia 27 tahun menggantikan Marco Sportiello di bawah mistar gawang.

Atalanta, yang baru tampil ketiga kalinya dalam Liga Champions, mendapat ganjaran atas dominasi penguasaan bolanya pada awal laga ketika gelandang Swiss Remo Freuler membuka skor saat pertandingan baru berjalan enam menit.

Striker asal Kolombia Duvan Zapata mengolah bola dengan baik di dalam kotak penalti dan tendangannya sedikit dibelokkan oleh Etienne Capoue sebelum Freuler membuatnya menjadi gol.

Dominasi tim Italia pada pertandingan di Estadio de la Ceramica dalam pertandingan fase grup pertamanya pada Liga Champions sejak Desember 2011 itu terhenti tujuh menit sebelum turun minum.

Bek kiri Villarreal Alfonso Pedraza mengumpan gelandang Manu Trigueros di dalam kotak penalti yang dituntaskan pemain Spanyol itu untuk menyamakan kedudukan yang merupakan gol keduanya musim ini.

Tim besutan Gasperieni kembali menekan pada awal babak kedua seperti mereka lakukan pada babak pertama tetapi tendangan Zapata pada delapan menit sejak jeda hanya bisa membentur mistar gawang di atas kiper Rulli yang berada di bangku cadangan saat laga Argentina melawan Brasil yang dibatalkan awal bulan ini.

Atalanta tak bisa melancarkan tekanan sehingga harus mendapatkan hukuman pada 17 menit tersisa.

Freuler salah mengontrol bola di luar kotak penalti dan pemain sayap asal Belanda Arnaut Groeneveld menerkam bola dengan tendangan setengah voli yang kencang.

Gasperini mendorong timnya memburu gol penyeimbang dengan memasukkan Aleksei Miranchuk yang menggantikan Matteo Pessina dan langkah itu terbayar lunas pada tujuh menit tersisa.

Josip Ilicic melepaskan umpan silang rendah ke kaki Miranchuk yang dengan lembut mengarahkan bola kepada Gosens yang dengan nyaman menaklukkan Rulli.

Tim asuhan Emery mendapatkan pukulan besar dua menit kemudian ketika gelandang Coquelin mendapatkan kartu kuning kedua.

Tetapi tim tamu tidak dapat memaksimalkan kelebihan pemain di lini tengahnya. Sebaliknya pasukan Emery justru mencatat peluang tiga poin pada menit terakhir ketika sundulan Gerard Moreno saat injury time bisa diselamatkan Musso lewat penyelamatan luar biasa, demikian laporan AFP.

Baca juga: Lupakan rekor buruk di dalam negeri, Juventus hancurkan Malmo 3-0
Baca juga: Buruknya disiplin jadi penyebab kekalahan MU, kata Solskjaer
Baca juga: Lukaku antar Chelsea taklukan Zenit 1-0

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

__Posted on
__Categories
Antara News, Umum