Ini Sejarah Baru yang Tercipta dari Peluncuran Roket Crew-1 ke ISS

SPACEX dan NASA pada hari ini sukses meluncurkan Roket Falcon 9 yang membawa empat astronaut Misi Crew-1 ke International Space Station (ISS). Ini menandai kedua lembaga antariksa tersebut membantu mengantarkan era baru dalam penerbangan luar angkasa.

Dikutip dari Space.com, Senin (16/11/2020), hampir satu dekade lalu, tepatnya pada 21 Juli 2011, pesawat luar angkasa Atlantis mendarat untuk terakhir kalinya dan mengakhiri karier armada pesawat luar angkasa NASA.

Baca juga: SpaceX dan NASA Sukses Luncurkan Roket Misi Crew-1 ke ISS 

Pertama kali terbang pada 1981, dan melanjutkan layanan hingga 2011, pesawat tersebut membantu membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang merayakan ulang tahun ke-20 pada awal bulan ini.

Sebelum Atlantis pensiun, NASA memutuskan ingin menyerahkan kekuasaan kepada industri swasta terkait misi ini. Mereka pun memercayakan dua perusahaan untuk mengangkut astronautnya ke dan dari luar angkasa.

Astronaut Misi Crew-1. (SpaceX/NASA)

NASA memilih SpaceX dan Boeing sebagai penyedia pesawat antariksa masa depan. Kedua perusahaan ini telah bekerja membangun pesawat ruang angkasa yang mampu membawa awak dengan aman.

Setelah beroperasi, kendaraan mereka Crew Dragon SpaceX dan Boeing’s CST-100 Starliner akan menjadi sarana utama NASA untuk mengangkut astronaut ke luar angkasa.

Baca juga: 5 Fakta di Balik Peluncuran Crew-1, Masalah Mesin hingga Misi Sains 

Sejak penerbangan pesawat luar angkasa terakhir mendarat, setiap astronaut yang menuju pos luar orbit menaiki pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia. Sekarang penerbangan ini menandai penerbangan resmi pertama dari Roket Crew Dragon.

Selama menjelang penerbangan hari ini, NASA menyertifikasi pesawat ruang angkasa untuk membawa astronaut ke dan dari stasiun luar angkasa secara teratur.

__Posted on
__Categories
Infotek, Okezone

Leave a Reply