Pastikan Rizieq Terima Oksigen dari Polda, Pengacara Bilang ‘Bukan Tolak, Tapi Kurang

Merdeka.com – Polda Metro Jaya sempat menyebut Rizieq Syihab, tersangka kasus penghasutan sempat menolak diberikan oksigen. Saat itu, Rizieq yang sedang menjalani masa tahanan mengeluhkan sesak napas.

Lantas, kuasa hukum Rizieq Syihab, Aziz Yanuar meluruskan. Rizieq bukannya menolak oksigen dari dokter Polda Metro Jaya, melainkan kurang. Sehingga, meminta dibawakan oleh keluarga.

“(Rizieq) tidak menolak (diberi oksigen), iya menerima. Tapi kurang, sehingga diberi yang dari rumah,” kata Aziz saat dihubungi merdeka.com, Jumat (8/1).

Aziz mengamini Rizieq sempat sesak napas di awal tahun dan diberikan pertolongan oleh Dokkes (Dokter Kesehatan) Polda.

“Saat ini masih pemulihan, mohon doa. Beliau sempat sesak napas awal Januari dan diberi oksigen dari Dokkes Polda dan juga dari keluarga,” jelasnya.

Meski sedang dalam pemulihan karena sesak napas yang ia alami, Rizieq tetap menjalani pemulihan di Rutan Polda Metro Jaya. Namun, Aziz tak menjelaskan secara rinci apakah Rizieq digabung dengan tahanan lain atau dipisahkan di sel lain secara sendiri.

“(Pemulihan) di Rutan,” ungkapnya.

Rizieq Sempat Mengeluh Sakit

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Rahmat memberikan penjelasan mengenai kabar kondisi kesehatan Rizieq Syihab yang sedang sakit. Mengingat Rizieq saat ini tengah mendekam di Rutan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Rahmat menjelaskan, tim dokter selalu mengecek keadaan Rizieq setiap hari. Menurutnya, Rizieq sempat mengeluh sakit pada malam pergantian tahun.

Dia mengungkapkan, Rizieq sempat mengeluhkan adanya permasalahan pada bagian pernapasan dan jantung. Pihaknya kemudian mengerahkan tim dokter untuk memeriksa kondisi Rizieq.

“Dia bilang tidak enak badan terus dipanggilin dokter. Dokter kita kan ada standby. Sama dokter diperiksa terus dia bilang agak sesak napas, sama dokter dilihat dikasih oksigen, dia nggak mau. Dia minta lah oksigen dari rumah. Rupanya beliau itu setelah saya tanya ke mana-mana bawa oksigen. Dia merasa ada riwayat jantung,” kata Rahmat, Kamis (7/1).

Rahmat menerangkan, Rizieq dilayani dengan baik. Bahkan, tabung oksigen yang diminta oleh Rizieq dipersiapkan oleh pihak rutan. Hanya saja, Rizieq memilih menggunakan tabung oksigen yang dibawa oleh keluarganya.

“Dia waktu itu mengeluh sesak, dan dia minta oksigen stand by, dari kita ada tabung oksigen tapi dia maunya yang dari dia. Ya gak masalah,” ujarnya.

Dia menegaskan, kesehatan tahanan betul-betul diperhatikan tak terkecuali Rizieq. Tim dokter juga selalu memeriksa tekanan darahnya.

“Tanya aja habibnya, bilang kaya gitu hari Senin ketemu. Setelah selesai ketemu diperiksa dokter tim mer-C dampingi,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan, Rahmat membeberkan Rizieq sejauh ini dalam keadaan sehat.

“Tidak apa-apa normal. Tiap hari kita periksa. Tekanan darahnya bagus tekanan darah 130/120 bagus dia normal. Cuman pada malam tahun baru itu dia nggak puasa, biasanya kan puasa beliau seharian tiap hari puasa,” tutupnya. [rhm]

__Posted on
__Categories
Merdeka, Umum