Pemkot Bogor berlakukan ganjil genap akhir pekan ini

Kota Bogor (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, mulai memberlakukan ganjil genap (gage) nomor polisi kendaraan pada akhir pekan ini untuk membatasi mobilitas warga setelah kasus COVID-19 di Jakarta terus meningkat.

“Gage bukan untuk kemacetan, untuk mengurangi mobilitas warga,” kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Jumat.

 

Bima Arya mengatakan Pemerintah Kota Bogor saat ini memberikan pesan yang kuat kepada warga Bogor dan masyarakat yang ingin mengunjungi Bogor untuk berhati-hati karena titik-titik pengecekan nomor polisi kendaraan akan tersebar di jalan-jalan utama untuk mengakses tempat strategis.

   

Dengan kondisi pandemi COVID-19 di Kota Bogor cukup terkendali karena jumlah kasus positif hanya satu atau dua per hari, tetapi patut mewaspadai jumlah kasus di Jakarta meningkat akhir-akhir ini.

 

“Tapi tetap tinggal tunggu waktu, penambahan ini akan naik lagi, karena omricon di Jakarta juga naik,” kata Bima.

 

Sementara Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan dalam dua pekan terakhir mobilitas warga masuk ke Kota Bogor perlahan meningkat.

   

“Evaluasi kami dua minggu terakhir cukup banyak kendaraan, cukup padat disentra-sentra Kota Bogor, sehingga minggu ini kami perlu melakukan dan mengingatkan kembali masyarakat, kita tidak sedang baik-baik saja,” jelas Susatyo.

 

Susatyo pun mengimbau agar warga mau menahan diri untuk tidak beraktivitas di luar rumah bila tidak dalam keadaan darurat.

 

Polresta Bogor Kota, kata Susatyo, akan memberlakukan pengecekan di enam titik jalan yakni di depak toko eletronik Irama Nusantara Jalan Merdeka, SPBU Veteran di Jalan Veteran, Simpang Batutulis, Bundaran Air Mancur, Rumah Makan Bumi Aki dan Simpang Baranangsiang.

 

Pewarta: Linna Susanti
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2022

__Posted on
__Categories
Antara News, Hukum