Polisi akan Gelar Perkara Konser Musik di Pasar Minggu

Merdeka.com – Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan segera mengadakan gelar perkara kerumunan pada konser musik yang terjadi di Cibis Park, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kasus ini mencuat usai viral di media sosial.

“Semua saksi kita periksa dulu dan akan kita gelarkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah, Selasa (4/5).

Dia menjelaskan, penyidik telah memeriksa 12 orang sebagai saksi seperti manajemen dari pemilik tempat, dan pengelola termasuk Penyelenggara acara.

“Total 12 orang sudah kita lakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Azis menyampaikan, penyelenggara acara diduga menyalahi izin. Awalnya, kegiatan bazar UMKM tapi diselipkan konser untuk menarik pengunjung.

“Konsernya itu maksud awal kegiatan adalah bazar UMKM selama bulan Ramadan. Namun kemudian karena di rasa sepi kemudian salah satu pengelola membuat ide untuk meramaikan kegiatan dan ternyata kegiatan itu menimbulkan kerumunan. Itulah yang kemudian kita lakukan investigasi karena kita sampai saat ini masih harus menjaga protokol kesehatan,” jelasnya.

Dia menyampaikan, pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan pertunjukan musik di lokasi tersebut akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Seusai pemeriksaan saksi rampung, Azis mengatakan penyidik akan melakukan gelar perkara.

“Kami masih memeriksa beberapa saksi yang lain untuk menentukan statusnya ke tingkat penyidikan hingga menentukan siapa yang bertanggung jawab. Maka itu setelah ini (pemeriksaan saksi) kita akan melakukan gelar perkara,” terangnya.

Sebelumnya, Sebuah video pertunjukan konser musik di tengah situasi pandemi Covid-19 viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga terjadi di area Cibis Park Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dalam video viral tersebut, terlihat sebuah panggung dengan sejumlah penonton. Nampak pula penonton melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan, yaitu tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [fik]

__Posted on
__Categories
Merdeka, Umum