Polisi Bekuk Kawanan Pencuri yang Beraksi di Sekolah Tutup Imbas Pandemi

Merdeka.com – Polisi meringkus kawanan maling yang kerap mencuri di sekolah dasar (SD) di Lumajang. Pandemi Covid-19 yang memaksa sekolah meliburkan kegiatan dibuat kesempatan oleh kawanan maling tersebut.

Kapolsek Tempeh IPTU Lugito menyatakan, komplotan maling tersebut terakhir kali beraksi di dua tempat. Pertama di SDN 03 Besuk, dan kedua di SDN 04 Jokarto Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Pelaku berjumlah 5 orang inisial IY (28), AI (23), VA (21, S (31) warga Desa Pulo dan RG, warga Desa Besuk Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Para Pelaku telah dengan sengaja merusak pintu ruang sekolah yang kemudian menjual barang hasil curiannya.

Dia juga menjelaskan kronologi penangkapannya. Awalnya pada hari Senin (7/6/2021), pihak kepolisian mendapatkan informasi adanya orang yang akan menjual barang kepada pedagang rosokan.Dari kecurigaan tersebut lalu petugas mengecek barang- barangnya. Keesokan harinya pada Selasa (8/6/2021) kawanan itu ditangkap.

“Tidak ada perlawanan dan mereka kooperatif ketika diciduk kemarin,” ucapnya.

Dalam pengembangan perkara, kawanan pelaku mengakui bahwa memang telah berhasil mengambil barang di sekolah. Salah satunya di lokasi sekolah yang ada di wilayah Kloposawit Kec. Candipuro, Kab. Lumajang.

“Mereka diduga sering melakukan tersebut lantaran sekolah libur selama pandemi,” ucapnya.

Aparat mengamankan barang bukti berupa satu unit komputer merk Asus monitor dan CPU. Satu unit printer Merk Canon IP 2770, dan satu unit Printer Scanner Merk Canon MP 287. Selain itu juga mengamankan satu unit Printer merek Epson.

Barang bukti yang lain adalah alat yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya, sepeda motor Yamaha CBR dengan plat nomor N-6915-YAO. Satu unit sepeda motor Honda Beat biru tanpa adanya plat nomor yang diduga hasil curian juga. [ray]

__Posted on
__Categories
Merdeka, Umum