PPM Manajemen Ajak ‘Menari Bersama Pandemi’

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah revolusi cara pembelajaran.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Pada masa pandemi Covid-19 saat ini yang dibutuhkan adalah mental bertahan hidup (survival) dan jiwa inovatif. Sebagai lembaga manajemen pertama di Indonesia, PPM Manajemen pun berusaha untuk terus berkembang di masa pandemi atau apa yang disebut seluruh jajaran direksi di lembaga tersebut sebagai menari bersama pandemi (dancing with the pandemic).

“Saat ini kami merangkul teknologi, bahkan bisa dibilang melakukan investasi besar dalam teknologi. Namun hal itu tidak mendadak. Kami fokus menjadikan teknologi sebagai backbone layanan pembelajaran di PPM sudah sejak satu dekade lalu. Sementara pandemi Covid menjadi percepatannya saja, dengan begitu kami bisa dancing with the pandemic,” ujar Acting Executive Director PPM Manajemen, Triono Saputro, saat acara Meet Media Darling 2021 yang digelar virtual melalui Zoom, Selasa (23/3).

Salah satu inovasi yang dilakukan PPM Manajemen pada masa pagebluk saat ini adalah revolusi cara pembelajaran. Hal itu kebutuhan metode baru pembelajaran pada masa sekarang ini dirasa sangat mendesak. “Bicara soal bagaimana pembelajaran dalam konteks virtual, PPM Manajemen juga sudah memiliki Virtual Experiential Learning yang masih terus berkembang desain pembelajarannya,” kata Triono.

Selain itu, juga terdapat program baru pada Jasa Pengembangan Eksekutif bernama “PodManis-Podjok Manajemen dan Bisnis”,  sebuah podcast yang dikelola dengan semangat menjadi relevan bagi anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap tema bisnis dan manajemen yang dibawakan secara ringan. “Podcast akan resmi mengudara per 1 Maret 2021,” kata Direktur Jasa Pengembangan Eksekutif PPM Manajemen, Pepey Riawati Kurnia.

Dengan tagline “Your One Stop Management and Business Channel”, PodManis diharapkan menjadi sumber utama bagi para pendengar podcast di Indonesia untuk mendapatkan konsep penerapan teori manajemen dan bisnis pada kehidupan sehari hari.

Kemudian, ada juga Produk baru bernama Program Pelatihan Sertifikasi (PPS) yang pertama kali diluncurkan Oktober 2020 lalu. “PPS hadir sebagai jasa pelatihan sertifikasi berlisensi yang berpengalaman,  terpercaya, serta mencakup seluruh bidang fungsional manajemen, berskala nasional dan internasional,” kata Pepey.

Menyoal kontribusi bagi bangsa, sejak diberlakukan work from home (WFH), PPM Manajemen membuat forum diskusi daring gratis yang dikenal dengan nama Pojok Pintar Manajemen. “Pojok Pintar Manajemen adalah salah satu bentuk kontribusi nyata dalam memfasilitasi individu dan perusahaan, agar tetap berkarya di tengah keterbatasan interaksi sebagai dampak dari pandemi Covid-19,” kata Manajer Komunikasi Korporat PPM Manajemen, Mira Nur Mutia.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Prof Bramantyo Djohanputro, mengungkapkan PPM School of Management (PPM SoM) telah menerbitkan produk baru, yakni Mini MM dengan kelas khusus Perusahaan (PT SSL) dan kelas heterogen. PPM SoM juga mendapatkan predikat Unggul dari BAN-PT dan di Journal of Management and Business Review (JMBR) berhasil meraih peringkat 3. Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana PPM SoM berhasil menjuarai 15 lomba dan lebih dari 40 orang menerima beasiswa. 

“PPM SoM juga telah berkolaborasi dengan organisasi taraf internasional seperti KBRI Cairo dan Persatuan Pelajar Indonesia se-Dunia untuk menyebarkan ilmu manajemen bisnis,” kata Prof Bramantyo.

 

__Posted on
__Categories
Republika, Umum