Prajurit TNI AU di Lampung Ditembak, Polisi Duga Letusan Berasal dari Senjata Korban

Merdeka.com – Polisi masih mendalami kasus penembakkan prajurit TNI AU dan istrinya saat melintas menggunakan mobil di daerah Lampung. Didapati bahwa perkara itu tidak melibatkan orang tak dikenal (OTK) sebagai terduga pelaku penembakan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, letusan tembakan berasal dari senjata api milik anggota TNI AU itu sendiri. Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya kecelakaan penggunaan senjata api dalam kasus itu.

“Iya betul (dugaan ketidaksengajaan),” tutur Zahwani saat dikonfirmasi, Jumat (11/6).

Komandan Lanud (Danlanud) P.M. Bun Yamin, Letkol TNI AU Yohanas Ridwan mengatakan, Satuan Polisi Militer (POM) Lanud TNI AU P.M. Bun Yamin pun turut melakukan pendalaman kasus tersebut.

“Satpomau bersama pihak kepolisian, saat ini terus mendalami kejadian kecelakaan tersebut, prosesnya masih berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yohanas.

Yohanas memyebut, pihaknya akan menegakkan hukum secara tegas atas pelanggaran pidana yang terjadi. Termasuk jika malah anggota tersebut yang melanggar pidana, maka akan diproses secara hukum sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.

“Apabila terdapat pelanggaran pada kejadian kecelakaan tersebut, pasti akan diproses dan ditindak sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku,” Yohanas menandaskan.

Sebelumnya, seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU) disebut menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di daerah Way Halim, Lampung, pada Selasa 8 Juni 2021. Saat itu dia sedang berkendara dengan istrinya hingga akhirnya insiden itu terjadi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wib. Korban berinisial NA (26) dan istrinya RA (25) melintas dari Bandar Lampung menuju Pasawaran menggunakan mobil.

Ketika berhenti di lampu merah Jalan Sultan Agung, NA membuka kaca dan mendadak dipepet oleh pengendara sepeda motor yang langsung melepaskan tembakan ke arahnya. Hanya saja, timah panas mengenai tangan dan paha istrinya.

“Kami melakukan join investigation dari Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung dengan dari POM Lanud TNI angkatan Udara,” jelas dia.

Sejauh ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

“Sudah stabil. Nanti ada perawatan lebih lanjut. Karena ada salah satu bagian tulang di jarinya yang mesti di perawatan lebih intensif lah. Sama di paha korban sebelah kiri,” Pandra menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana
Sumber : Liputan6.com [rhm]

__Posted on
__Categories
Merdeka, Umum