Saham Australia berakhir menguat, indeks ASX 200 terangkat 1,29 persen

Sydney (ANTARA) – Saham-saham Australia berakhir menguat pada Jumat, bangkit dari aksi jual yang didorong oleh saham teknologi sehari sebelumnya, dengan sektor keuangan dan energi memimpin kenaikan.

Sementara saham James Hardie merosot setelah produsen semen fiber top dunia itu memecat pemimpinnya karena melanggar kode etik.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia terangkat 1,29 persen atau 95,00 poin lebih tinggi menjadi menetap di 7.453,30 poin. Indeks acuan jatuh 2,74 persen pada Kamis (6/1/2022) dan melemah 0,80 persen untuk minggu ini.

Pasar global berusaha untuk pulih pada Jumat dari pukulan sesi sebelumnya, dipicu oleh potensi kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan oleh Federal Reserve AS. Aksi jual melihat investor membuang saham-saham perusahaan yang tidak berkinerja baik di lingkungan suku bunga tinggi seperti sektor teknologi.

“Setelah aksi jual besar-besaran kemarin, pengurangan beberapa kerugian mungkin tampak dimainkan,” kata Yeap Jun Rong, ahli strategi pasar di platform perdagangan ritel IG.

Saham sektor keuangan menguat 1,9 persen setelah merosot 2,3 persen pada Kamis (6/1/2022), dipimpin oleh empat pemberi pinjaman terbesar di negara itu yang meningkat antara 1,3 persen dan 2,7 persen.

Saham sektor energi terangkat 2,2 persen karena harga minyak mentah naik tipis didorong kekhawatiran pasokan di tengah kerusuhan politik di Kazakhstan yang bertepatan dengan penurunan produksi dari Libya.

Sektor teknologi menguat 1,1 persen, meskipun kinerja buruk semalam di Nasdaq, sedikit pulih dari keterpurukan sesi sebelumnya di mana saham teknologi mencatat hari terburuknya sejak Maret 2020. Pemimpin beli-sekarang-bayar-nanti Afterpay Ltd menambahkan 3,0 persen.

James Hardie Industries merupakan beban terbesar pada indeks acuan karena sahamnya merosot 4,1 persen. Perusahaan mengatakan kepala eksekutifnya Jack Truong dipecat karena interaksi terkait pekerjaannya selama beberapa bulan terakhir “secara luas dan material” melanggar kode etik perusahaan.

Sementara itu, pertempuran pengambilalihan untuk Australian Pharmaceutical Industries berakhir karena menerima tawaran Wesfarmers 763,6 juta dolar Australia (546,9 juta dolar AS) setelah toko grosir top Woolworths Group, yang telah membuat penawaran superior, mundur.

Australian Pharmaceutical, yang bukan bagian dari indeks acuan, anjlok 12,4 persen, sementara Wesfarmers menguat 0,7 persen.

Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru turun tipis 0,09 persen atau 12,36 poin, menjadi berakhir di 12.970,65 poin.

Baca juga: Saham Australia dibuka “rebound” didukung sektor keuangan
Baca juga: Saham Australia berakhir anjlok, risalah Fed pukul sektor teknologi
Baca juga: Saham Australia berakhir melemah, indeks ASX 200 tergerus 0,32 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

__Posted on
__Categories
Antara News, EkoBiz