Saham Hong Kong berakhir lebih tinggi, terdongkrak Meituan dan AIA

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, terdongkrak lonjakan saham AIA dan perusahaan pengiriman makanan Meituan yang rebound setelah jatuh selama lima sesi berturut-turut menjelang penyamapaian laporan keuangan pada Jumat (26/11/2021).

Indikator utama Bursa Efek Hong Kong, Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,14 persen atau 33,92 poin menjadi menetap di 24.685,50 poin, sedangkan Indeks China Enterprises merosot 0,37 persen atau 32,85 poin menjadi ditutup pada 8.794,82 poin.

Saham Meituan melonjak 3,0 persen setelah turun lebih dari 10 persen dalam lima sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran atas hasil perolehan labanya, menjadikannya pencetak persentase keuntungan terbesar di Indeks Hang Seng.

“Kami positif pada prospek Meituan karena sebagian besar hal negatif dari kebijakan dan cuaca/COVID kemungkinan ada di belakang kami,” kata TH Data Capital dalam sebuah catatan.

Perusahaan asuransi AIA Group bertambah 2,6 persen, kelas berat indeks ini mendorong Indeks Hang Seng naik lebih dari 50 poin.

Indeks Teknologi Hang Seng melemah 0,5 persen di tengah kekhawatiran yang berkepanjangan atas pendapatan sektor yang buruk dan ketidakpastian peraturan.

Xiaomi Corp memimpin penurunan di perusahaan teknologi, merosot hampir 7,0 persen setelah melaporkan kenaikan pendapatan kuartal ketiga yang lebih kecil dari perkiraan 8,2 persen karena pertumbuhan penjualan smartphone terhenti di tengah persaingan yang semakin ketat.

Alibaba Group memperpanjang kerugian di tengah kekhawatiran berkepanjangan atas pendapatan dan prospek yang mengecewakan, melemah 0,9 persen menjadi 131,8 dolar Hong Kong, rekor terendah di pasar Hong Kong.

Baca juga: Saham Hong Kong terseret sektor teknologi, HSI tergelincir 1,2 persen
Baca juga: Saham Hong Kong berakhir lebih rendah, terseret raksasa teknologi
Baca juga: Saham Hong Kong ditutup melemah, indeks Hang Seng jatuh 1,07 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

__Posted on
__Categories
Antara News, EkoBiz