Testimoni Ridwan Kamil setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Dua Kali

USAI disuntik vaksin covid-19, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) mengungkapkan antibodi meningkat hingga 99%. Selain itu, dia menilai efikasi dari vaksin Sinovac di atas 50% sesuai ketentuan WHO.

“Hasilnya menggembirakan, efikasi (vaksin Sinovac) 65,3% (di atas standar WHO 50%). Dan 3 bulan setelah disuntik, pasukan antibodi muncul berlimpah 99%,” jelas Ridwan dalam akun media sosialnya, Rabu (13/1).

Ridwan sebagai relawan vaksin telah disuntik dua kali oleh tenaga medis. Dengan demikian, dirinya tidak perlu disuntik kembali. Vaksin covid-19 yang ia gunakan yaitu vaksin Biofarma-Sinovac yang belum diproduksi.

Vaksin yang dipakai dalam vaksinasi perdana oleh pemerintah, lanjutnya, yaitu milik Sinovac yang dibeli langsung dari Tiongkok.

“Vaksin Bio-farma yang saya ini belum diproduksi. Yang tahap 1 minggu ini akan digunakan yakni vaksin Sinovac yang dibeli langsung setelah berhasil menjalani tiga tes di Brasil (78% efikasi) dan Turki (90% efikasi). Tahap 2-3 baru pakai vaksin Bio farma atau Pfizer atau Astra Zenica. Semua sama saja,” terang Ridwan.

Dia kemudian menjelaskan tidak ada efek samping yang berarti atas dua kali penyuntikan vaksin Bio Farma-Sinovac tersebut. Ridwan menyebut, dirinya hanya merasa pegal selama satu jam setelah disuntik dan gampang mengantuk selama tiga hari.

“Tidak ada demam, tidak ada bengkak, tidak tambah panjang si otong dan tidak berubah jadi hijau Hulk atau apapun yang selama ini banyak dikhawatirkan mereka yang terkena hoaks. Efek baik dan badan merasa lebih sehat,” pungkasnya. (OL-14)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum