Tower Palapa Ring di Papua Dibakar, Konektivitas Kota Ilaga dan Sekitarnya Terputus

JAKARTA – Menara B4 dan B5 Palapa Ring di Kabupaten Puncak, Papua dilaporkan telah dibakar.

Akibat terbakarnya dua “tower microwave” ini, jaringan palapa ring di Kota Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, terputus.

Eddy Siahaan Mora, direktur OPS PT Palapa Ring Timur Telematika menjelaskan, pembakaran menara tersebut juga berimbas pada kota-kota lain di sekitar Kota Ilaga karena hanya meninggalkan satu sisi.

Sebelumnya, lanjut Eddy, Palapa Ring berada di sisi kanan dan kiri pada kota-kota SLA (service level agreement). Tetapi dengan matinya kedua menara tersebut, kota-kota lainnya menjadi tidak ada proteksi ketika ada gangguan, sehingga terjadi down seperti Kota Ilaga.

“Untuk membangun kembali dua tower yang dibakar itu kami dari PT Palapa Ring Timur Telematika, perlu jaminan keamanan bahwa untuk berikutnya tidak akan terjadi lagi,” kata Eddy, saat konferensi pers virtual, Senin (11/1).

“Semoga ke depannya masyarakat Indonesia khususnya di Papua, lebih mengerti akan pembangunan yang dibangun pemerintah untuk membantu masyarakat setempat juga,” ujar Eddy.

(Baca juga: Aturan Baru WhatsApp, Komisi I: Secara Prinsip Tak Masalah)

Terkait aktivasi dan back up, Eddy mengaku pihaknya butuh waktu untuk menanyakan ketersidaan oleh provider VSAT akan adanya bandwidth mencukupi untuk Kota Ilaga.

Pada kesempatan yang sama, Anang Latif, Direktur Utama Bakti, mengatakan Kominfo tengah mengupayakan beberapa hal terkait musibah ini. Pertama, melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari tahu identitas pelaku dan motif pembakaran.

(Baca juga: Aturan Baru WhatsApp, Pakar: WhatsApp Tidak Bisa Dikenai Sanksi)

Kedua, tetap berkomitmen mengupayakan back up konektivitas di wilayah terdampak dengan menggunakan teknologi lain, yaitu satelit atau VSAT untuk melayani Kota Ilaga,” jelas Anang.

“Dengan terbangunnya infrastruktur digital yang mempuni dan merata, kita semua dapat menutup digital gap, sehingga muncul talenta-talenta baru di Indonesia, termasuk dari Tanah Papua,” tandasnya.

Palapa Ring merupakan salah satu wujud pemerintah untuk memberikan pemerataan layanan konektivitas di Indonesia. Total panjang jaringan 12.148 km kabel fiber optik telah terpasang dan menghubungkan sebanyak 90 kota dan kabupaten di Indonesia.

Program pembangunan ini telah menjadi prioritas Bakti dan Kominfo hingga 2024. Bakti berharap demi kepentingan bersama, seluruh masyarakat Indonesia turut menjaga apa yang sudah dibangun bersama.

 (sst)

(amr)

__Posted on
__Categories
Infotek, Okezone

Leave a Reply