Tumbuh Subur di Masa Pandemi, Wow Pendapatan Pelaku Prostitusi di Apartemen Rp12 Juta

JAKARTA – Kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, justru membuat praktik prostitusi online di Jakarta semakin tumbuh subur. Mereka pun memilih tempat di apartemen harga sewa kamar lebih murah dibandingkan hotel.

Baca juga: 3 M Bikin Prostitusi Marak di Apartemen Jakarta

Seperti pengakuan salah satu pelaku prostitusi online ini. Dea begitu dia dipanggil, mengaku telah menggeluti profesi sebagai penjaja seks online sejak satu tahun belakangan ini.

Sebelumnya dia bekerja di salah satu spa di bilangan Jakarta Selatan. Sejak pandemi Covid-19, wanita asal Cianjur, Jawa Barat, ini memilih bersolo karier dengan menjajakkan diri di aplikasi online.

Baca Juga:

Wanita berusia 23 tahun ini menjajakan dirinya melalui sebuah aplikasi chating michat. Dia memasang photonya dan memberikan kode open di statusnya. Dengan kata-kata tersebut maka para pria hidung belang sudah mengetahuinya, Dea membuka sebuah unit apartemen tipe studio di bilangan Jakarta Timur.

Baca juga: Tersangka Prostitusi Apartemen Green Pramuka Tawarkan Jasa Seks lewat Aplikasi MiChat

Kini, pendapatannya setelah bersolo karier terbilang fantastis. Bila sebelumnya saat bekerja di sebuah spa hanya berpenghasilan sekitar Rp6 juta per bulan, maka saat ini Dea bisa mendapatkan Rp10-12 juta per bulan dengan tarif Rp500 ribu untuk short time dan Rp1,2 juta long time.

Sehari Dea bisa melayani sekitar dua sampai tiga pria hidung belang. Tetapi ada juga yang sudah menjadi pelanggan tetapnya.

__Posted on
__Categories
SindoNews, Umum