Uji Klinis Vaksin Sinovac, Satgas: tidak Ada Efek Serius

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan tidak ada efek samping serius atau Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) berbahaya dalam uji klinis III vaksin Sinovac.

Diketahui, ada sekitar 1.620 orang yang menjadi relawan uji klinis tahap III vaksin dari perusahaan farmasi asal Tiongkok tersebut. Sejauh ini, hanya ditemukan gejala ringan, seperti nyeri dan pegal otot pada area penyuntikan.

“Tidak ditemukan efek samping serius karena vaksin atau vaksinasi,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Kamis (18/11).

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp34 Triliun untuk Vaksin Covid-19

Wiku memastikan pihaknya terus memantau perkembangan uji klinis dan juga status kehalalan vaksin covid-19. “Kami akan terus memantau perkembangan uji klinis tinggi dan perkembangan status kehalalannya,” imbuhnya.

Terkait kandidat vaksin yang akan digunakan pemerintah, lanjut Wiku, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mengawasi proses pengadaan vaksin covid-19 dari berbagai pengembangan. Pemerintah juga transparan mengenai proses pengadaan vaksin.

Sejak Agustus, Sinovac bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dan PT Bio Farma (Persero) melakukan uji klinis vaksin covid-19 tahap III. Pengujian itu melibatkan 1.620 relawan di Bandung, Jawa Barat.(OL-11)

__Posted on
__Categories
MediaIndonesia, Umum