Wall Street dibuka melemah, indeks Nasdaq anjlok 2% terseret saham teknologi

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Wall Street melempem pada pembukaan perdagangan hari ini. Bahkan, indeks Nasdaq anjlok lebih dari 2% karena investor melepas saham sektor teknologi.

Selasa (4/5), indeks Dow Jones Industrial Average dibuka melemah 256,42 poin atau 0,75%, ke 33.856,81, indeks S&P 500 turun 45,00 poin atau 1,07% menjadi 4.147,66 dan indeks Nasdaq Composite anjlok 280,58 poin atau 2,02% ke level 13.614.54.

Pergerakan indeks Nasdaq terseret saham perusahaan teknologi jumbo seperti Microsoft Corp, Alphabet Inc, Apple Inc, Amazon.com Inc dan Facebook Inc yang turun di kisaran 0,6% hingga 2,4%.

Selain itu, 11 sektor utama pada indeks S&P 500 jatuh pada awal perdagangan, dengan sektor teknologi, layanan komunikasi, dan kebijakan konsumen masing-masing ambles lebih dari 1,5%.

Sementara itu, sektor konsumen, utilitas dan sektor real estate turun paling tipis di awal perdagangan kali ini.

“Ketika Anda berada pada titik tertinggi sepanjang masa dan pasar mundur, yang cenderung mengarah ke sisi negatif seringkali terdampak pada saham beta tinggi seperti teknologi,” kata Randy Frederick, Vice President of Trading and Derivatives Charles Schwab di Austin, Texas.

“Saat kami memiliki jeda atau mundur, orang cenderung keluar dari saham pertumbuhan ke nama yang lebih defensif,” lanjut dia.

Baca Juga: Indeks sektor teknologi melonjak 184,08% sejak awal tahun, begini prospeknya

Langkah-langkah stimulus yang berlebihan, dorongan vaksinasi yang cepat, dan sikap kebijakan akomodatif dari Federal Reserve telah mendorong pemulihan ekonomi AS yang kuat dan mendorong Wall Street ke rekor tertinggi tahun ini. Apa yang disebut “pemenang pandemi”, bagaimanapun, baru-baru ini mulai tidak disukai.

Selain pasar saham AS, pasar saham Eropa juga mengalami penurunan tiba-tiba hingga 0,5% dalam volume besar dan kuat di awal pembukaan hari ini, membuat para pedagang menggaruk-garuk kepala dan menyebutnya sebagai “kerusakan flash mikro”.

Di antara saham yang menguat, CVS Health Corp melesat 2,8% karena melaporkan laba kuartal pertama di atas perkiraan analis dan meningkatkan perkiraan laba 2021.

Penghasilan kuartal pertama sebagian besar perusahaan optimis. Keuntungan rata-rata pada perusahaan di indeks S&P 500 diharapkan naik 46% pada kuartal ini, dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan 24% pada awal April, menurut data IBES dari Refinitiv.

Investor juga menunggu data minggu ini, termasuk data dari Departemen Tenaga Kerja terkait upah non-pertanian, yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Jumat. Laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan peningkatan penambahan pekerjaan di bulan April.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


__Posted on
__Categories
EkoBiz, Kontan