Wall Street dibuka naik seiring data inflasi AS sesuai ekspektasi

Saya tidak melihat ini mengganggu pasar karena inflasi yang lebih tinggi telah diperkirakan

New York (ANTARA) – Indeks saham Amerika Serikat, di Bursa Efek New York, Wall Street, dibuka naik pada perdagangan Rabu pagi waktu setempat, setelah data harga konsumen yang sebagian besar memenuhi ekspektasi telah meredakan beberapa kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan, dengan saham teknologi raksasa menawarkan kenaikan terbesar.

Data dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) meningkat 0,5 persen bulan lalu setelah naik 0,8 persen pada November, sementara dalam 12 bulan hingga Desember CPI telah melonjak 7,0 persen secara tahunan, tertinggi dalam hampir empat dekade.

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan CPI naik 0,4 persen pada bulan Desember dan melonjak 7,0 persen secara tahunan.

“Saya tidak melihat ini mengganggu pasar karena inflasi yang lebih tinggi telah diperkirakan,” kata Kepala Ekonom Pasar Spartan Capital Securities, Peter Cardillo.

“Fakta bahwa suku bunga utama terjadi hampir sesuai dengan ekspektasi, menunjukkan bahwa kita mulai melihat semacam penurunan ke depan.”

Delapan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 lebih tinggi pada awal perdagangan, dengan sektor teknologi dan kebutuhan konsumen mendorong indeks acuan tersebut.

Saham-saham perusahaan mega-cap termasuk Apple Inc, Amazon.com Inc, Microsoft Corp, Alphabet Inc dan Tesla Inc memperpanjang kenaikan hingga 1,7 persen.

Saham-saham pertumbuhan dan teknologi yang terpukul oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS dan komentar hawkish dari Federal Reserve (Fed), telah bangkit kembali minggu ini, dengan investor mengamati berbagai metrik untuk memutuskan apakah akan memperpanjang beli atau bersiap untuk penurunan lebih lanjut.

Big Tech telah didukung oleh komentar dari Ketua Fed Jerome Powell pada hari Selasa yang terdengar kurang hawkish, meredakan kekhawatiran yang dipicu oleh risalah dari pertemuan bank sentral AS itu pada Desember.

Pada pukul 09.52 waktu setempat Indeks Dow Jones Industrial Average naik 183,14 poin atau 0,51 persen menjadi pada 36.435,16. Indeks S&P 500 meningkat 26,46 poin, atau 0,56 persen menjadi 4.739,53 dan Indeks Komposit Nasdaq naik 109,59 poin, atau 0,72 persen menjadi 15.263.04.

JPMorgan Chase & Co, Citigroup Inc, dan Morgan Stanley akan memulai musim laporan laba kuartal keempat pada hari Jumat, diikuti hasil dari Bank of America Corp pada 19 Januari.

Saham perusahaan China yang terdaftar di AS memperpanjang kenaikan dari minggu lalu. Perusahaan ride-hailing Didi Global memimpin dengan kenaikan 3,5 persen, di tengah laporan media bahwa IPO Hong Kong yang diumumkan pada bulan Desember, dapat terjadi pada kuartal II tahun ini bersamaan dengan penarikannya dari NYSE.

Baca juga: Saham Jepang naik ikuti Wall Street, ditopang kesaksian Powell
Baca juga: Saham Hong Kong berakhir melonjak didorong sektor teknologi
Baca juga: Saham Jepang naik ikuti Wall Street, ditopang kesaksian Powell

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

__Posted on
__Categories
Antara News, EkoBiz